1. Pendahuluan
Topmodis.com - Di era digital ini, istilah fashionable
sering digunakan untuk menggambarkan seseorang yang memiliki gaya berpakaian
menarik dan selaras dengan tren mode terkini. Namun, apakah menjadi fashionable
berarti selalu mengikuti tren, ataukah ada aspek lain yang perlu diperhatikan?
Dalam artikel ini, kita akan
membahas lebih dalam mengenai arti fashionable, perbedaannya dengan istilah
"trendy", ciri-ciri seseorang yang fashionable, serta bagaimana
menerapkan gaya berpakaian yang stylish dalam kehidupan sehari-hari. Dengan
pemahaman yang lebih baik, Anda bisa menemukan gaya unik yang tetap modis tanpa
harus selalu mengikuti tren.
2. Pengertian Fashionable Secara Bahasa dan Mode
Secara bahasa, kata fashionable
berasal dari bahasa Inggris dan dapat diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia
sebagai modis atau bergaya. Dalam Kamus Oxford, fashionable
didefinisikan sebagai "representing a popular style at a particular
time," yang berarti sesuatu yang mewakili gaya yang populer pada suatu
waktu tertentu.
Namun, dalam dunia mode, fashionable
tidak hanya berarti mengenakan pakaian yang sedang tren. Seseorang yang
fashionable adalah mereka yang mampu berpakaian dengan cara yang estetis,
harmonis, dan sesuai dengan karakter pribadi mereka.
Ada beberapa elemen penting dalam
konsep fashionable:
- Kesesuaian dengan Tren: Orang yang fashionable cenderung mengetahui dan
memahami tren mode terbaru.
- Ekspresi Gaya Pribadi: Tidak sekadar meniru tren, tetapi juga menyesuaikannya
dengan gaya pribadi.
- Kepercayaan Diri:
Fashion bukan hanya tentang pakaian, tetapi juga tentang bagaimana
seseorang membawakan dirinya.
Secara umum, seseorang yang
fashionable memiliki penampilan yang menarik, rapi, dan stylish tanpa harus
selalu mengenakan pakaian dari merek terkenal atau barang-barang mahal.
3. Perbedaan Fashionable dan Trendy
Banyak orang menganggap bahwa
fashionable dan trendy adalah dua hal yang sama, padahal ada perbedaan mendasar
antara keduanya.
Apa Itu Trendy?
Seseorang yang trendy adalah mereka
yang selalu mengikuti tren terbaru dalam dunia mode. Mereka mengenakan pakaian
atau aksesori yang sedang populer di kalangan fashion enthusiast. Namun, tidak
semua orang yang trendy bisa dikatakan fashionable.
Contohnya, jika saat ini tren mode
mengarah pada celana kargo dan jaket oversized, seseorang yang trendy akan
langsung mengikuti tren tersebut tanpa mempertimbangkan apakah pakaian tersebut
sesuai dengan bentuk tubuh dan kepribadian mereka.
Apa Itu Fashionable?
Di sisi lain, seseorang yang fashionable
lebih selektif dalam memilih tren yang diikuti. Mereka tidak hanya mengenakan
pakaian yang sedang populer, tetapi juga memahami bagaimana cara memadukan item
tersebut dengan elemen lain agar sesuai dengan karakter mereka.
Perbedaan
Utama Fashionable vs. Trendy
Fashionable |
Trendy |
Mengutamakan gaya pribadi |
Mengikuti tren terbaru tanpa mempertimbangkan kesesuaian |
Tidak selalu mengenakan tren terkini, tetapi tetap stylish |
Mengenakan pakaian atau aksesori yang sedang populer |
Bisa tampil menarik dengan kombinasi item yang timeless |
Terkadang hanya mengikuti mode sementara |
Lebih fokus pada estetika dan keseimbangan |
Bisa jadi tidak cocok dengan karakter pribadi |
Menjadi
fashionable berarti memahami bagaimana berpakaian dengan baik dan tetap modis
dalam jangka panjang, sedangkan menjadi trendy hanya fokus pada tren yang
sedang berlangsung.
Jika Anda ingin tampil lebih stylish
dan modis, penting untuk memahami perbedaan ini agar Anda tidak sekadar menjadi
korban tren tetapi benar-benar memiliki gaya yang autentik dan elegan.
4. Ciri-Ciri Seseorang yang Fashionable
Tidak semua orang yang mengenakan
pakaian mahal atau mengikuti tren terkini bisa disebut fashionable. Menjadi
fashionable lebih dari sekadar mengikuti mode; ini tentang bagaimana seseorang
mengaplikasikan fashion dengan cara yang sesuai dengan kepribadian, bentuk
tubuh, dan kesempatan. Berikut adalah beberapa ciri khas seseorang yang
benar-benar fashionable:
1. Selalu Update dengan Tren, tetapi Tidak Berlebihan
Orang yang fashionable biasanya
mengetahui tren fashion terbaru, tetapi mereka tidak asal mengikuti semua tren.
Mereka hanya memilih tren yang cocok dengan gaya dan karakter mereka.
Misalnya, tren pakaian oversized
mungkin sedang booming, tetapi jika seseorang lebih nyaman dan terlihat lebih
proporsional dengan pakaian slim-fit, mereka akan tetap memilih yang terbaik
untuk dirinya, bukan sekadar mengikuti tren tanpa berpikir panjang.
2. Mampu Memadukan Pakaian dan Aksesori dengan Baik
Seorang yang fashionable memiliki
kemampuan mix and match yang baik. Mereka tahu bagaimana memadukan warna,
tekstur, dan motif pakaian agar tetap harmonis.
Sebagai contoh, mereka mungkin
mengombinasikan atasan simpel dengan celana statement atau menambahkan aksesori
unik yang membuat tampilan lebih menarik. Bahkan dengan pakaian yang sederhana,
mereka tetap bisa tampil stylish dengan kombinasi yang tepat.
3. Memiliki Gaya Khas yang Konsisten
Orang yang fashionable biasanya memiliki
gaya pribadi yang dapat dikenali. Mereka tahu apa yang cocok untuk mereka dan
mempertahankan estetika yang konsisten dalam berbusana.
Misalnya, ada orang yang selalu
tampil dalam warna monokrom, ada juga yang menyukai gaya vintage atau
minimalis. Apapun itu, mereka memiliki signature style yang membuat mereka
menonjol tanpa harus terlalu mencolok.
4. Percaya Diri dalam Berpenampilan
Fashion bukan hanya tentang pakaian,
tetapi juga tentang bagaimana seseorang membawakan dirinya. Kepercayaan diri
adalah kunci utama seseorang terlihat fashionable.
Seseorang bisa saja mengenakan
pakaian sederhana, tetapi jika mereka membawanya dengan percaya diri dan sikap
yang baik, mereka tetap akan terlihat menarik dan stylish.
5. Memperhatikan Detail Kecil
Fashionable bukan hanya soal pakaian
utama, tetapi juga soal detail. Sepatu, tas, jam tangan, hingga gaya rambut dan
pemilihan parfum, semuanya berkontribusi dalam menciptakan tampilan yang
stylish dan elegan.
Seorang yang fashionable tidak akan memakai pakaian yang bagus tetapi mengabaikan sepatu atau aksesori mereka. Semua elemen dipikirkan dengan baik agar menciptakan tampilan yang harmonis dan menarik.
5. Mengapa Fashionable Itu Penting?
Sebagian orang mungkin berpikir
bahwa menjadi fashionable hanyalah soal estetika dan tidak terlalu penting
dalam kehidupan sehari-hari. Namun, kenyataannya, memiliki penampilan yang
fashionable dapat memberikan banyak manfaat, baik dalam kehidupan pribadi
maupun profesional.
1. Meningkatkan Rasa Percaya Diri
Ketika seseorang berpakaian dengan
baik, mereka cenderung merasa lebih percaya diri. Penampilan yang rapi dan
sesuai dengan karakter pribadi dapat meningkatkan self-esteem dan membuat
seseorang merasa lebih nyaman di berbagai situasi.
2. Mencerminkan Kepribadian
Fashion adalah salah satu bentuk
ekspresi diri. Gaya berpakaian seseorang dapat mencerminkan kepribadian, minat,
dan bahkan nilai-nilai yang mereka anut.
Sebagai contoh, seseorang yang
sering mengenakan pakaian kasual dengan warna-warna netral mungkin memiliki
kepribadian yang santai dan praktis. Sementara itu, seseorang yang suka
mengenakan pakaian berwarna cerah dan berpola unik mungkin memiliki jiwa yang
ceria dan kreatif.
3. Membantu dalam Kehidupan Profesional dan Sosial
Dalam dunia kerja dan interaksi
sosial, penampilan memainkan peran yang cukup besar. Berpakaian fashionable dan
profesional dapat membantu menciptakan kesan pertama yang baik.
Misalnya, dalam sebuah wawancara
kerja atau pertemuan bisnis, seseorang yang berpakaian dengan baik akan
memberikan kesan bahwa mereka profesional, percaya diri, dan siap menghadapi
tantangan. Begitu juga dalam kehidupan sosial, berpakaian fashionable dapat
membantu seseorang lebih mudah berbaur dan diterima dalam berbagai lingkungan.
4. Memudahkan dalam Memilih Pakaian Sehari-hari
Orang yang memahami fashion biasanya
memiliki wardrobe yang tertata dengan baik. Mereka tahu pakaian apa yang cocok
untuk mereka, sehingga tidak perlu menghabiskan waktu lama untuk memilih
pakaian setiap hari.
Dengan memiliki gaya khas dan pemahaman tentang fashion, seseorang bisa dengan mudah menciptakan berbagai tampilan menarik dengan koleksi pakaian yang mereka miliki tanpa harus bingung setiap kali akan berpakaian.
6. Cara Menjadi Fashionable Tanpa Harus Boros
Menjadi fashionable tidak selalu
berarti harus membeli pakaian mahal atau mengikuti setiap tren yang muncul. Ada
banyak cara untuk tampil stylish tanpa harus mengeluarkan banyak uang. Berikut
beberapa tipsnya:
1. Investasi dalam Fashion Item yang Timeless
Daripada terus membeli pakaian
berdasarkan tren yang cepat berubah, lebih baik berinvestasi pada fashion item
yang timeless atau klasik. Beberapa item yang selalu relevan sepanjang waktu
antara lain:
- Kemeja putih berkualitas
- Jaket denim atau blazer
- Celana jeans yang pas
- Sepatu sneakers atau loafers yang nyaman
- Tas dengan desain sederhana namun elegan
Item-item ini bisa dikombinasikan
dengan berbagai pakaian lain untuk menciptakan tampilan fashionable tanpa harus
sering membeli pakaian baru.
2. Manfaatkan Pakaian Lama dengan Kombinasi Baru
Kadang, kita tidak perlu membeli
pakaian baru untuk tampil stylish. Cobalah mengombinasikan pakaian lama dengan
cara yang berbeda.
Misalnya, kemeja lama bisa dipadukan
dengan rok atau celana yang berbeda dari biasanya. Mengganti aksesori, seperti
menggunakan ikat pinggang unik atau scarf, juga bisa mengubah tampilan tanpa
perlu membeli pakaian baru.
3. Gunakan Aksesori untuk Memperkuat Tampilan
Aksesori dapat membuat tampilan
lebih fashionable tanpa harus mengeluarkan banyak biaya. Beberapa aksesori yang
bisa digunakan untuk meningkatkan gaya antara lain:
- Kalung atau anting statement
- Jam tangan yang elegan
- Kacamata hitam
- Tas kecil dengan desain unik
Pemilihan aksesori yang tepat bisa
membuat pakaian sederhana terlihat lebih stylish dan menarik.
4. Pilih Warna dan Motif yang Mudah Dipadukan
Salah satu trik agar selalu terlihat
fashionable adalah memilih warna dan motif yang mudah dipadukan. Warna-warna
netral seperti hitam, putih, beige, dan navy bisa digunakan dalam berbagai
kombinasi tanpa terlihat berlebihan.
Jika ingin menggunakan motif,
pastikan untuk memadukannya dengan item polos agar tetap terlihat harmonis.
Misalnya, atasan bermotif floral bisa dipadukan dengan celana atau rok berwarna
solid.
5. Belajar dari Fashion Influencers atau Ikon Mode
Saat ini, banyak fashion influencers
yang memberikan inspirasi tentang bagaimana berpakaian fashionable tanpa harus
boros. Anda bisa mengikuti mereka di media sosial atau membaca blog fashion
untuk mendapatkan ide mix and match pakaian yang hemat namun tetap stylish.
Menjadi fashionable bukan soal
seberapa banyak pakaian yang dimiliki, tetapi bagaimana seseorang
memanfaatkannya dengan baik. Dengan pemahaman yang tepat, siapa saja bisa
tampil fashionable tanpa harus menghabiskan banyak uang.
7. Fashionable Berdasarkan Jenis Acara
Menjadi fashionable tidak berarti
selalu memakai pakaian yang sama dalam setiap kesempatan. Setiap acara memiliki
dress code atau aturan berpakaian yang berbeda, dan seseorang yang benar-benar
fashionable tahu bagaimana menyesuaikan penampilannya dengan situasi.
1. Fashionable untuk Acara Formal
Acara formal seperti pernikahan,
gala dinner, atau pertemuan bisnis membutuhkan pakaian yang elegan dan rapi.
Berikut beberapa pilihan outfit yang bisa digunakan:
- Untuk pria:
Setelan jas atau blazer dengan kemeja dan dasi. Sepatu formal seperti
oxford atau loafer melengkapi tampilan.
- Untuk wanita:
Dress atau setelan blazer dengan rok atau celana bahan. Aksesori minimalis
seperti anting atau kalung kecil bisa menambah kesan elegan.
Warna-warna netral seperti hitam,
navy, dan abu-abu sering menjadi pilihan untuk acara formal karena memberikan
kesan profesional dan berkelas.
2. Fashionable dalam Suasana Kasual
Acara santai seperti hangout bersama
teman atau berjalan-jalan di mal memungkinkan pilihan outfit yang lebih
fleksibel dan nyaman. Beberapa ide outfit yang bisa dipilih:
- Untuk pria:
Kaos polos atau kemeja santai dipadukan dengan celana jeans atau chino.
Sneakers atau loafers menjadi pilihan alas kaki yang nyaman.
- Untuk wanita:
Blouse atau kaos dengan rok atau celana jeans. Sandal atau sneakers bisa
menambah kesan santai namun tetap stylish.
Warna-warna cerah dan motif playful
bisa digunakan untuk menampilkan kesan lebih fresh dan energik dalam suasana
kasual.
3. Menyesuaikan Gaya dengan Event atau Musim
Seseorang yang fashionable juga
memperhatikan musim dan tema acara dalam berpakaian. Misalnya:
- Musim panas:
Pilih bahan ringan seperti linen atau katun dengan warna cerah.
- Musim hujan atau dingin: Gunakan pakaian berlapis seperti sweater atau coat
dengan warna lebih gelap.
- Acara outdoor:
Pilih outfit yang nyaman seperti jumpsuit atau celana pendek dengan sepatu
datar yang mendukung mobilitas.
Menyesuaikan pakaian dengan suasana dan tema acara tidak hanya membuat tampilan lebih fashionable tetapi juga lebih fungsional dan nyaman.
8. Kesalahan Umum dalam Berpakaian Fashionable
Menjadi fashionable bukan hanya
tentang mengenakan pakaian yang keren, tetapi juga menghindari kesalahan yang
bisa membuat tampilan terlihat kurang maksimal. Berikut adalah beberapa
kesalahan umum yang sering dilakukan:
1. Mengikuti Tren Tanpa Memperhatikan Kecocokan
Banyak orang berpikir bahwa
mengikuti tren terbaru otomatis membuat mereka fashionable. Padahal, tidak
semua tren cocok untuk setiap orang.
Misalnya, tren celana baggy mungkin
cocok untuk orang dengan tubuh tinggi, tetapi bagi orang dengan postur kecil,
bisa membuat tubuh terlihat lebih pendek. Oleh karena itu, penting untuk
memilih tren yang sesuai dengan bentuk tubuh dan kepribadian.
2. Menggunakan Terlalu Banyak Warna atau Motif yang Bertabrakan
Memadukan warna dan motif bisa
membuat tampilan menarik, tetapi jika berlebihan, justru bisa terlihat tidak
harmonis. Beberapa kesalahan yang sering terjadi:
- Mengenakan terlalu banyak warna mencolok dalam satu
outfit.
- Memadukan motif yang bertabrakan, seperti garis-garis
dengan motif bunga yang terlalu ramai.
Solusinya adalah menggunakan prinsip
color balance, misalnya dengan memilih satu item bermotif dan
memadukannya dengan pakaian polos agar tetap stylish tetapi tidak berlebihan.
3. Tidak Memperhatikan Detail Seperti Sepatu atau Aksesori
Sering kali, seseorang sudah
mengenakan pakaian yang bagus tetapi melupakan detail penting seperti sepatu
atau aksesori. Contohnya:
- Mengenakan outfit yang elegan tetapi menggunakan sepatu
yang tidak sesuai, misalnya sneakers untuk acara formal.
- Menggunakan terlalu banyak aksesori sehingga tampilan
terlihat berlebihan.
Penting untuk memahami bahwa sepatu,
tas, jam tangan, dan aksesori lainnya adalah bagian dari keseluruhan tampilan
yang bisa meningkatkan atau malah merusak kesan fashionable seseorang.
4. Memakai Pakaian yang Tidak Sesuai dengan Bentuk Tubuh
Setiap orang memiliki bentuk tubuh
yang berbeda, dan tidak semua jenis pakaian cocok untuk setiap bentuk tubuh.
Kesalahan umum meliputi:
- Memakai pakaian yang terlalu longgar sehingga terlihat
tidak proporsional.
- Mengenakan pakaian yang terlalu ketat dan tidak nyaman.
Solusinya adalah memahami bentuk
tubuh dan memilih pakaian yang dapat menonjolkan kelebihan dan menyamarkan
kekurangan. Misalnya, orang dengan tubuh petite bisa memilih pakaian yang lebih
fitted untuk memberikan ilusi tubuh lebih tinggi.
5. Mengabaikan Kenyamanan Demi Fashion
Salah satu kesalahan terbesar dalam
berpakaian adalah memprioritaskan tampilan tetapi mengorbankan kenyamanan.
Contoh yang sering terjadi adalah:
- Mengenakan sepatu hak tinggi yang terlalu sempit
sehingga sulit berjalan.
- Menggunakan bahan yang panas atau tidak breathable di
cuaca panas.
Fashionable tidak hanya soal tampilan luar, tetapi juga tentang bagaimana seseorang merasa nyaman dengan pakaiannya. Jika merasa tidak nyaman, maka kepercayaan diri pun akan berkurang.
9. Fashionable dan Gaya Pribadi
Salah satu elemen terpenting dalam
menjadi fashionable adalah menemukan gaya pribadi. Gaya pribadi adalah
identitas seseorang dalam berpakaian yang mencerminkan kepribadian, minat, dan
nilai-nilai mereka.
1. Menemukan Gaya Khas yang Mencerminkan Diri Sendiri
Meniru gaya fashion orang lain
memang bisa menjadi inspirasi, tetapi tetap penting untuk menemukan apa yang
benar-benar cocok dan nyaman untuk diri sendiri. Beberapa cara untuk menemukan
gaya pribadi:
- Perhatikan pakaian yang sering digunakan dan paling
membuat nyaman.
- Cari inspirasi dari ikon fashion atau influencer yang
memiliki gaya serupa dengan preferensi pribadi.
- Eksperimen dengan berbagai outfit untuk menemukan
kombinasi yang paling pas.
Misalnya, jika seseorang lebih suka
tampilan yang simpel dan rapi, gaya minimalis dengan warna netral dan potongan
klasik mungkin cocok untuknya. Sementara itu, jika seseorang menyukai fashion
yang ekspresif, mereka bisa mencoba gaya bohemian atau streetwear yang lebih
playful.
2. Bagaimana Membangun Wardrobe yang Sesuai dengan Karakter
Setelah mengetahui gaya pribadi,
langkah selanjutnya adalah membangun wardrobe yang mencerminkan karakter
tersebut. Beberapa tips untuk menyusun wardrobe yang sesuai:
- Pilih pakaian yang versatile dan mudah dipadukan.
- Investasikan pada beberapa fashion item berkualitas
yang tahan lama.
- Kurangi kebiasaan membeli pakaian hanya karena tren
sesaat.
Dengan wardrobe yang terencana,
seseorang tidak perlu bingung setiap kali memilih pakaian karena semua item
sudah saling mendukung satu sama lain.
3. Fashionable Bukan Berarti Harus Mengikuti Standar Orang Lain
Setiap orang memiliki standar
kecantikan dan fashion yang berbeda. Tidak perlu memaksakan diri untuk
mengikuti standar yang ditentukan oleh media atau sosial. Yang terpenting
adalah berpakaian sesuai dengan kepribadian dan merasa percaya diri dengan
pilihan tersebut.
Sebagai contoh, seseorang yang
menyukai tampilan klasik dengan blazer dan celana bahan tetap bisa terlihat
fashionable tanpa harus mengenakan outfit yang sedang tren di media sosial.
Yang membuat seseorang benar-benar fashionable adalah bagaimana mereka membawa
diri dengan percaya diri dalam pakaian yang mereka pilih.
10. Fashionable di Berbagai Usia
Menjadi fashionable bukan hanya
untuk kalangan muda atau orang-orang tertentu saja. Setiap usia memiliki cara
tersendiri untuk tampil stylish tanpa harus terlihat berlebihan. Yang
terpenting adalah menyesuaikan gaya berpakaian dengan usia, karakter, dan
kenyamanan pribadi.
1. Fashionable di Usia Remaja (13-19 Tahun)
Masa remaja adalah saat yang tepat
untuk bereksperimen dengan berbagai gaya dan menemukan preferensi fashion
pribadi. Biasanya, remaja lebih menyukai pakaian yang kasual, trendi, dan
nyaman untuk aktivitas sehari-hari.
Beberapa tips fashion untuk remaja:
- Pilih outfit yang nyaman dan sesuai dengan kepribadian,
seperti streetwear atau casual chic.
- Gunakan sneakers atau sepatu boots sebagai alas kaki
yang stylish dan fungsional.
- Jangan takut untuk mencoba warna cerah atau motif
playful untuk menunjukkan karakter yang energik.
Namun, penting juga bagi remaja
untuk tidak terlalu terpaku pada tren. Menemukan gaya khas yang bisa bertahan
lama akan lebih bermanfaat dibandingkan harus selalu mengganti wardrobe
mengikuti tren yang cepat berubah.
2. Fashionable di Usia Dewasa Muda (20-30 Tahun)
Pada usia ini, seseorang mulai
memiliki lebih banyak kesempatan dalam dunia profesional maupun sosial. Oleh
karena itu, gaya berpakaian yang fashionable perlu mencerminkan kedewasaan dan
kepercayaan diri.
Tips berpakaian untuk dewasa muda:
- Investasikan pada pakaian formal seperti blazer, celana
bahan, dan kemeja untuk acara profesional.
- Gunakan pakaian casual yang tetap rapi, seperti jeans
berkualitas baik dan atasan yang pas dengan tubuh.
- Jangan lupakan aksesori seperti jam tangan, tas elegan,
atau sepatu yang sesuai dengan berbagai acara.
Pada usia ini, seseorang bisa mulai
membangun wardrobe yang lebih timeless dengan pakaian berkualitas yang bisa
dipakai dalam berbagai situasi.
3. Fashionable di Usia 40 Tahun ke Atas
Banyak yang berpikir bahwa semakin
bertambah usia, pilihan fashion menjadi terbatas. Padahal, usia bukan
penghalang untuk tetap tampil fashionable. Yang penting adalah memilih pakaian
yang sesuai dengan karakter, bentuk tubuh, dan kenyamanan.
Beberapa prinsip fashion untuk usia
40 tahun ke atas:
- Pilih pakaian dengan potongan yang elegan dan
berkualitas baik.
- Gunakan warna-warna netral atau earth tone yang
memberikan kesan anggun dan dewasa.
- Perhatikan detail seperti aksesoris minimalis yang dapat
memberikan sentuhan classy pada penampilan.
Pada dasarnya, fashion di setiap usia tetap bisa stylish selama seseorang memahami gaya pribadinya dan memilih pakaian yang sesuai dengan kebutuhan.
11. Inspirasi Fashionable dari Ikon Mode
Untuk mendapatkan inspirasi dalam
berpakaian, banyak orang melihat pada ikon mode yang telah menjadi panutan
dalam dunia fashion. Mereka tidak hanya dikenal karena gaya berpakaian mereka,
tetapi juga karena bagaimana mereka membawa diri dengan penuh percaya diri.
1. Ikon Mode Klasik
Beberapa ikon mode sepanjang masa
tetap menjadi inspirasi hingga kini karena gaya mereka yang timeless.
Contohnya:
- Audrey Hepburn:
Terkenal dengan gaya klasik yang elegan seperti little black dress dan
kemeja putih.
- David Beckham:
Ikon fashion pria yang dikenal dengan gaya formal maupun casual yang
selalu on point.
- Coco Chanel:
Perancang busana legendaris yang memperkenalkan gaya sederhana namun
berkelas, seperti blazer dan tas klasik.
Dari mereka, kita bisa belajar bahwa
menjadi fashionable bukan hanya soal mengikuti tren, tetapi juga memahami apa
yang membuat seseorang terlihat anggun dan menonjol.
2. Fashion Influencers Masa Kini
Di era digital, banyak fashion
influencers yang memberikan inspirasi bagi generasi muda dalam berbusana.
Beberapa di antaranya adalah:
- Chiara Ferragni:
Blogger dan fashion entrepreneur yang sering menampilkan gaya streetwear
chic.
- Jennie BLACKPINK:
Ikon fashion Korea dengan gaya yang edgy dan stylish.
- Harry Styles:
Penyanyi yang dikenal dengan gaya fashion androgini dan eksperimental.
Dengan mengikuti fashion influencers, kita bisa mendapatkan banyak inspirasi tentang cara memadupadankan pakaian, memilih warna yang tepat, dan mengikuti tren tanpa kehilangan identitas pribadi.
12. Kesimpulan: Fashionable Adalah Tentang Ekspresi Diri dan Kepercayaan Diri
Menjadi fashionable bukan hanya
tentang mengenakan pakaian mahal atau mengikuti tren terkini, tetapi lebih
kepada bagaimana seseorang mengekspresikan dirinya melalui fashion dengan
percaya diri.
Beberapa poin utama yang bisa
diambil dari pembahasan ini adalah:
- Fashionable memiliki arti yang lebih dalam dari sekadar
berpakaian menarik. Ini
adalah kombinasi antara gaya pribadi, pemahaman fashion, dan kepercayaan
diri dalam berpenampilan.
- Siapa pun bisa menjadi fashionable tanpa harus boros. Dengan memilih pakaian yang timeless, memanfaatkan
aksesori, dan memiliki wardrobe yang fungsional, seseorang bisa tetap
stylish tanpa harus selalu membeli pakaian baru.
- Setiap orang memiliki gaya fashion yang berbeda-beda. Tidak ada standar baku dalam fashion, yang penting
adalah menemukan gaya yang sesuai dengan karakter dan kebutuhan pribadi.
- Kesalahan dalam berpakaian bisa dihindari dengan
pemahaman yang baik. Mulai
dari memilih pakaian yang sesuai dengan bentuk tubuh hingga memahami
keseimbangan warna dan motif.
- Menjadi fashionable di berbagai usia tetap
memungkinkan. Yang penting adalah
menyesuaikan gaya berpakaian dengan kebutuhan dan kenyamanan pribadi.
Ajak Diri untuk Bereksplorasi dengan Fashion
Fashionable adalah sesuatu yang dinamis
dan bisa menjadi sarana untuk berekspresi. Tidak perlu takut untuk
bereksperimen dengan berbagai gaya, warna, dan motif hingga menemukan apa yang
paling nyaman dan mencerminkan kepribadian diri.
Pada akhirnya, seseorang akan terlihat fashionable ketika mereka merasa nyaman dan percaya diri dengan apa yang mereka kenakan. Jadi, jangan takut untuk mengeksplorasi gaya dan tampil dengan percaya diri! 😊✨